PROSES PRODUKSI TENAGA LISTRIK

BATUBARA, sebagai bahan bakar utama Pembangkit Suralaya berasal dari Tambang batubara Bukit Asam,Sumatera Selatan.

BOILER, masing-masing boiler membutuhkan 1,500 ton air.Uap yang keluar dari boiler pada tekanan 174 kg/cm2 dan 540 derajat Celcius.

TURBIN & GENERATOR, uap dialirkan ke turbin.Masing-masing turbin untuk unit 1,2,3 & 4 berkapitas 400 MW dan 600 MW untuk unit 5,6 & 7.Masing-masing turbin dihubungkan langsung dengan generator.Tegangan yang dihasilkan dinaikkan dari 23,000 volt menjadi 500,000 volt dengan menggunakan trafo sebelum disalurkan ke sistem jaringan.

PENDINGIN, uap yang melewati turbin akan didinginkan dan dikondensasikan menjadi air di dalam kondensor sebelum dikembalikan ke boiler.Kondensor sendiri didinginkan oleh air yang dipompakan dari air laut.

ABU DAN DEBU, beberapa batubara yang terbakar jatuh ke bagian bawah boiler di mana nantinya dikumpulkan dan dijual untuk pembuatan bahan bangunan.Lebih dari 99,5% debu ditangkap oleh electrostatic precipitators (ESP).Pada elektron dilepaskan ke batangan berbentuk saringan sehinnga partikel yang halus yang lewat ditarik ke saringan tersebut dan kemudian dapat dikumpulkan secara proses mekanik.Serbuk abu batubara memiliki beberapa macam penggunaan,dari proyek pembuatan jalan sampai dengan bahan semen untuk pembuatan beton.

ELECTRICITY PRODUCTION

COAL, as the main fuel for Suralaya Coal Fired Station is taken from Bukit Asam Coal Mines,South Sumatera.

BOILER, each boiler needs 1,500 tons of water.The steam blows out from the boiler at 174 kg/cm2 of pressure and 540 degress Celcius.

TURBINES and GENERATORS, the steam is delivered to turbines.Each turbine produces as much as 400 MW for unit 5,6 & 7.Each turbine directly connected to the generator.The generated power is transformed from 23,000 volts to 500,000 volts by a step-up transmitted to the grid system.

COOLING, the steam which passes the turbines will be chilled and condensed into water in condensers before returning to the boilers.The condensers are chilled by water pumps from sea water.

ASH and DUST, some of the burned coal falls to the bottom of the boiler where it is collected and sold for use in making building blocks.More than 99.5% of the dust is extracted by electrostatic precipitators (ESP).The ESP charges the fine pasticles so that they are attracted to the screens where can be collected mechanically.Pulverized ash has a variety of uses,from civil engineering projects to a partial subtitute for cement in concrete manufacture.

referensi
http://www.suralaya.com/proses-produksi.html