PENDAHULUAN
FUNGSI DAN TUJUAN MANAJEMEN KEUANGAN
1.Fungsi dan Tujuan Manajemen Keuangan
1.1.Pengertian Manajemen Keuangan
Pengertian manajemen keuangan cukup beragam sesuai dengan pihak yang
menafsirkan. Menurut Prof. Dr. Bambang Riyanto manajemen keuangan adalah “
semua aktivitas perusahaan yang bersangkutan dengan usaha mendapatkan dana yang dibutuhkan oleh perusahaan dan usaha untuk menggunakan dana tersebut seefisien mungkin”. Dari aspek manajemen pengertian tersebut berarti manajemen
keuangan menyangkut kegiatan perencanaan, analisis dan pengendalian kegiatan
keuangan perusahaan.
1.2.Fungsi Manajemen Keuangan
Fungsi manajemen keuangan ada dua yaitu mencari dana yang dibutuhkan perusahaan
dan menggunakan dana yang diperoleh secara efisien (Suad Husnan 1996).
Fungsipertama mencari dana berarti meliputi berbagai kegiatan menemukan, menganalisis serta memutuskan sumber dana mana yang akan dipilih dan diambil serta berapa jumlahnya. Melalui pelaksanaan fungsi ini akan terbentuk struktur finansiel
dan struktur modal. Struktur finansiel adalah susunan seluruh sumber dana perusahaan
( jangka pendek dan jangka panjang ) yang tercermin dalam neraca bagian kredit, sedang struktur modal adalah susunan sumber dana jangka panjang perusahaan yang terdiri dari hutang jangka panjang dan ekuitas ( modal sendiri ).
Fungsikedua menggunakan dana berarti kegiatan merencanakan, menganalisis serta
memutuskan aktiva apa yang akan dibiayai dan berapa jumlahnya sehingga dapat
memberikan peningkatan keuntungan sekaligus meningkatkan nilai perusahaan.
Melalui pelaksanaan fungsi ini akan diperoleh struktur kekayaan (aktiva).

1.3.Tujuan Manajemen Keuangan
Tujuan manajemen keuangan secara umum adalah membantu tercapainya tujuan perusahaan. Secara normatif tujuan manajemen keuangan adalah memaksimumkan nilai perusahaan. Sedang nilai perusahaan adalah harga yang bersedia dibayar oleh calon pembeli apabila perusahaan tersebut dijual.
Nilai perusahaan berkaitan dengankemakmuran pemilik, bila nilai perusahaan meningkat makakekayaan pemilik meningkat dan berarti kemakmuran pemilik akan meningkat. Nilai perusahaan dapat diukur dari harga saham perusahaan, semakin tinggi harga saham akan semakin tinggi nilai perusahaan.
Misal ; Ada dua perusahaan wartel ( wartel A dan wartel B ) keduanya memiliki investasi awal yang sama ( Rp. 100.000.000 tiap wartel ), bedanya wartel A berada di daerah ramai pengunjung ( depan pasar ) sehingga pendapatannya banyak sedang wartel B berada didaerah sepi pengunjung sehingga pendapatannya sedikit. Kedua wartel tersebut bila dijual akan memiliki harga yang berbeda, harga wartel A akan lebih tinggi dari wartel B karena wartel A dianggap memiliki nilai lebih tinggi. Tingginya nilai wartel A adalah akibat keputusan manajemen yang tepat.
ISI
STRUKTUR MODAL
1. Sumber-sumber Modal
Modal perusahaan dapat diperoleh dari dua sumber yaitu sumber luar perusahaan dan
sumber dari dalam perusahaan
a. Sumber dari luar yaitu sumber modal dari luar rumah tangga perusahaan seperti ;
Dari pemilik / Pemegang saham ( berupa setoran modal ) yang merupakan
ekuitas (modal sendiri) sumber pemilik dari luar perusahaan karena
keuangan pemilik dan keuangan perusahaan terpisah.
Dari pinjaman ( Debt = hutang ) seperti hutang obligasi, hutang bank, hutang
dagang dll.
b. Sumber dari dalam perusahaan yaitu merupakan dana yang dihasilkan sendiri dari
hasil operasi perusahaan seperti ; Laba ditahan, Penyisihan Depresisasi.

2. Konsep Struktur Keuangan dan Struktur Modal
Struktur keuangan ( finansiil ) adalah paduan dari seluruh sumber modal perusahaan
( baik jangka pendek maupun jangka panjang ).
Struktur modal merupakan paduan dari sumber modal jangka panjang yang digunakan
perusahaan.
Rancangan Struktur Keuangan merupakan aktivitas manajemen mencari komposisi yg baik dari semua komponen sumber modal dengan tujuan meminimumkan biaya penggunaan dana.
Dengan konsep struktur modal maka pembelanjaan dlm perusahaan ada 2 kemungkinan
yaitu ;
Menggunakan hutang pembelanjaan dengan Leverage
Tidak ada hutang pembelanjaan Unleverage
Contoh :
Jenis Pembelanjaan
Leverage = 0 Semua modal dari ekuitas ( modal sendiri ) atau Un Leverage
Leverage = 10 Modal terdiri dari Hutang 10 % , dan ekuitas 90 %
Leverage = 40 Modal terdiri dari Hutang 40 % , dan ekuitas 60 %
Leverage = 90 Modal terdiri dari Hutang 90 % , dan ekuitas 90 %
Manajemen dalam memutuskan penggunanaan leverage dipengaruhi oleh ;
Ketersediaan sumber dana bagi perusahaan.
Biaya masing2 sumber dana.
Policy manajemen yg berkait dengan keterlibatan pemilik modal terhadap
pengambilan keputusan.
Target return bagi modal sendiri ( pemegang saham )

PENUTUP
KEUANGAN (PERMODALAN) sangatlah penting bagi suatu perusahaan karena dengan adanya modal maka seeorang dapat menjalankan perusahaanya ketahap tujuan hingga menghasilkan laba.

DAFTAR
http://www.scribd.com
Keown J. Arthur dkk ; Dasar dasar Manajemen Keuangan